Ramadhan hampir tiba

Posted on August 21, 2007. Filed under: Religi |

Hari ini saya diingatkan oleh seseorang di milis bahwa bulan Ramadhan tinggal 22 hari lagi. Wah, sudah sangat dekat ya.. Bulan yang penuh kenangan itu akan segera datang kembali. Subhanallah wal hamdulillah..

Apa saja nih yang harus dipersiapkan untuk menyambut Bulan Kenangan? Ini saya dapatkan bahasan yang cukup komperehensif tentang persiapan menyambut bulan Ramadhan dari dakwatuna online.

Sepuluh Langkah menyambut Ramadhan

Oleh Mochamad Bugi | 21 August 2007 @ 19:17 | 8/Syaban/1428 H |
Kategori: Sunnah Nabawiyah

1. Berdoalah agar Allah swt. memberikan kesempatan kepada kita untuk
bertemu dengan bulan Ramadan dalam keadaan sehat wal afiat. Dengan
keadaan sehat, kita bisa melaksanakan ibadah secara maksimal di bulan
itu, baik puasa, shalat, tilawah, dan dzikir. Dari Anas bin Malik
r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. apabila masuk bulan Rajab selalu
berdoa, “Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna
ramadan.” Artinya, ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan
Sya’ban; dan sampaikan kami ke bulan Ramadan. (HR. Ahmad dan Tabrani)

Para salafush-shalih selalu memohon kepada Allah agar diberikan
karunia bulan Ramadan; dan berdoa agar Allah menerima amal mereka.
Bila telah masuk awal Ramadhan, mereka berdoa kepada Allah, “Allahu
akbar, allahuma ahillahu alaina bil amni wal iman was salamah wal
islam wat taufik lima tuhibbuhu wa tardha.” Artinya, ya Allah,
karuniakan kepada kami pada bulan ini keamanan, keimanan,
keselamatan, dan keislaman; dan berikan kepada kami taufik agar mampu
melakukan amalan yang engkau cintai dan ridhai.

2. Bersyukurlah dan puji Allah atas karunia Ramadan yang kembali
diberikan kepada kita. Al-Imam Nawawi dalam kitab Adzkar-nya
berkata, “Dianjurkan bagi setiap orang yang mendapatkan kebaikan dan
diangkat dari dirinya keburukan untuk bersujud kepada Allah sebagai
tanda syukur; dan memuji Allah dengan pujian yang sesuai dengan
keagungannya.” Dan di antara nikmat terbesar yang diberikan Allah
kepada seorang hamba adalah ketika dia diberikan kemampuan untuk
melakukan ibadah dan ketaatan. Maka, ketika Ramadan telah tiba dan
kita dalam kondisi sehat wal afiat, kita harus bersyukur dengan
memuji Allah sebagai bentuk syukur.

3. Bergembiralah dengan kedatangan bulan Ramadan. Rasulullah saw.
selalu memberikan kabar gembira kepada para shahabat setiap kali
datang bulan Ramadan, “Telah datang kepada kalian bulan Ramadan,
bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk
berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu surga dan menutup
pintu-pintu neraka.” (HR. Ahmad).

Salafush-shalih sangat memperhatikan bulan Ramadan. Mereka sangat
gembira dengan kedatangannya. Tidak ada kegembiraan yang paling besar
selain kedatangan bulan Ramadan karena bulan itu bulan penuh kebaikan
dan turunnya rahmat.

4. Rancanglah agenda kegiatan untuk mendapatkan manfaat sebesar
mungkin dari bulan Ramadan. Ramadhan sangat singkat. Karena itu, isi
setiap detiknya dengan amalan yang berharga, yang bisa membersihkan
diri, dan mendekatkan diri kepada Allah.

5. Bertekadlah mengisi waktu-waktu Ramadan dengan ketaatan.
Barangsiapa jujur kepada Allah, maka Allah akan membantunya dalam
melaksanakan agenda-agendanya dan memudahnya melaksanakan aktifitas-
aktifitas kebaikan. “Tetapi jikalau mereka benar terhadap Allah,
niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” [Q.S. Muhamad
(47): 21]

6. Pelajarilah hukum-hukum semua amalan ibadah di bulan Ramadan.
Wajib bagi setiap mukmin beribadah dengan dilandasi ilmu. Kita wajib
mengetahui ilmu dan hukum berpuasa sebelum Ramadan datang agar puasa
kita benar dan diterima oleh Allah. “Tanyakanlah kepada orang-orang
yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui,” begitu kata Allah di Al-
Qur’an surah Al-Anbiyaa’ ayat 7.

7. Sambut Ramadan dengan tekad meninggalkan dosa dan kebiasaan buruk.
Bertaubatlah secara benar dari segala dosa dan kesalahan. Ramadan
adalah bulan taubat. “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah,
hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung.” [Q.S. An-Nur
(24): 31]

8. Siapkan jiwa dan ruhiyah kita dengan bacaan yang mendukung proses
tadzkiyatun-nafs. Hadiri majelis ilmu yang membahas tentang
keutamaan, hukum, dan hikmah puasa. Sehingga secara mental kita siap
untuk melaksanakan ketaatan pada bulan Ramadan.

9. Siapkan diri untuk berdakwah di bulan Ramadhan dengan:

· buat catatan kecil untuk kultum tarawih serta ba’da sholat subuh
dan zhuhur.

· membagikan buku saku atau selebaran yang berisi nasihat dan
keutamaan puasa.

10. Sambutlah Ramadan dengan membuka lembaran baru yang bersih.
Kepada Allah, dengan taubatan nashuha. Kepada Rasulullah saw., dengan
melanjutkan risalah dakwahnya dan menjalankan sunnah-sunnahnya.
Kepada orang tua, istri-anak, dan karib kerabat, dengan mempererat
hubungan silaturrahmi. Kepada masyarakat, dengan menjadi orang yang
paling bermanfaat bagi mereka. Sebab, manusia yang paling baik adalah
yang paling bermanfaat bagi orang lain.

(Disadur dari artikel kiriman seorang sahabat)

http://www.dakwatuna.com/index.php/sunnah-nabawiyah/2007/sepuluh-
langkah-menyambut-ramadhan/

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Hubungi Saya



    Fauzie Abdullah
    T. 0817-121515
    E. fauzie@haninstore.com
    YM. fozzix
  • Subscribe Via RSS

    • Subscribe with Bloglines
    • Add your feed to Newsburst from CNET News.com
    • Subscribe in Google Reader
    • Add to My Yahoo!
    • Subscribe in NewsGator Online
    • The latest comments to all posts in RSS
    • Subscribe in Rojo

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: